Saya seorang freelancer, bisa dibilang begitu karena kantor tempat saya bekerja sekarang adalah kantor ‘virtual‘ dan jujur saja, tidak ada jaminan apapun mengenai masa depan pekerjaan (tentunya selain masalah salary atau fee setiap bulannya, yang alhamdulillah tidak ada hambatan berarti sejauh 2 tahun lebih saya bekerja dengan ‘metode’ ini), saya sendiri sampai saat ini di samping bekerja di kantor ‘virtual’ tersebut, juga mencari side-job atau side-project untuk saya sendiri, dan mengerjakan semuanya di rumah sekaligus kantor (home office) saya.
Saya juga pernah merasakan bagaimana menjadi seorang freelancer murni tanpa penghasilan yang tetap setiap bulannya. Tapi yang saya heran, sampai saat ini banyak teman saya atau orang-orang di sekitar saya bilang bahwa saya punya pekerjaan yang enak (meskipun yang mencibir juga banyak, tapi ga usah dibahas kalo yang ini). Jujur saja, saya setengah bosan mendengarnya.
Bekerja di rumah atau freelancing tidak seenak atau semudah yang anda tahu atau tidak senyaman dari kesan yang anda dapatkan. Freelancing adalah tentang anda sendiri, nasib anda bisa dibilang murni ditentukan anda sendiri. Mungkin sampai disini anda masih berpikir “ah justru enak, kan gue ga perlu banyak-banyak mikirin rekan kerja gue atau apalah yang ga penting” , oke, sampai disini anda ada benarnya. Tapi, bagaimana dengan penghasilan yang tidak tetap atau masa depan pekerjaan anda yang tidak 100% jelas (jika anda bekerja di sebuah kantor ‘virtual’)? saya cukup yakin anda pasti berpikir ulang untuk menjadi seorang freelancer.
Freelancing is not an easy job, by any means. You work for yourself, which means there’s no safety net. If you don’t have enough self-motivation you’re basically screwed.
via Designm.ag
Sekian ocehan saya untuk kali ini soal freelancing yang seringkali dianggap sebagai pekerjaan yang enak dan gampang.














My name is
It is indeed. But seeing from different perspectives, freedom is often taken for granted. So enjoy our own grass, whatever color it is.
KadaLinuX December 11, 2009 — 8:38 pm
paling ga, sebagai freelancer kamu ga bakal dicibir sebagai orang yang bekerja seenaknya sambil makan uang rakyat.. (tambahan good sidenya)
adhe December 11, 2009 — 8:48 pm
@adhe: hehe..iya sih, tapi kalau cuma sekedar itu, balik ke masing-masing individu juga kan, kerja kantoran atau jadi oknum pemerintahan juga bagus dan ada enaknya juga kok, asal bener dan professional :)
@kadalinux: yes Sir, I do pretty much enjoy it…it’s been 2 years now..having a bit of freedom here and there without forgetting who and what I am:)
andy December 12, 2009 — 1:28 am
lho, kowe ki freelance to?
tak kiro wes fix ning sak perusahaan tok.
ono gawean ki aku, ewangi yo, tarifmu piro.. ^_^
mowslotion December 12, 2009 — 1:07 pm
Kerja untuk sebuah kantor, di ‘Behind this weblog’ tertulis kan? Status kerja kantoran on site beda tentunya dengan kantor ‘virtual’ seperti ini :)
Soal side-job atau side-project…masih jalan terus.
andy December 12, 2009 — 2:44 pm