<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>this is the personal weblog of Andy Widodo &#187; thoughts</title>
	<atom:link href="http://playgroundpilot.com/archives/category/thoughts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://playgroundpilot.com</link>
	<description>Hi I&#039;m Andy</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Jul 2011 17:17:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Hey!</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2011/hey/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2011/hey/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 May 2011 08:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[note]]></category>
		<category><![CDATA[self]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[Not easy but I'm slowly working my way back.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Not easy but I&#8217;m slowly working my way back.</p>
<blockquote><p>At the end of a storm, there&#8217;s a golden sky.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2011/hey/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanda-tanda Tua</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2011/tanda-tanda-tua/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2011/tanda-tanda-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Apr 2011 20:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[bike]]></category>
		<category><![CDATA[federal]]></category>
		<category><![CDATA[fixie]]></category>
		<category><![CDATA[mountainbike]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=901</guid>
		<description><![CDATA[Dan sekarang saya sedikit tahu rasanya menjadi orang tua, dalam hal ini cukup berumur.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut percakapan antara saya dan teman saya semalam:</p>
<blockquote><p><strong>Teman</strong>: &#8220;Wah, ini sepedamu bagus loh kalau dibikin fixie, frame-nya pas banget&#8221; (sambil melihat2 sepeda gunung &#8216;Federal&#8217; saya pemberian dan bekas pakai Bapak yang sudah berumur 21 tahun).</p>
<p><strong>Saya</strong>: &#8220;Gundulmu&#8230;eman2, itu kalau ga ada artinya sih udah tak bongkar2, ini sepeda lungsuran Bapak, biarin lah begini sampe nanti, paling kalau ada yang rusak dan perlu dibenerin ya dibenerin atau dicat itupun dengan warna sama kalau bisa, ogah kalau harus sampai dirombak total.&#8221;</p>
<p><strong>Teman</strong>: (masih melanjutkan pemaparan &#8216;ide&#8217;nya) &#8220;Keren loh ini, tinggal ganti gir, velg, sadel, stang, sama pedal, paling tinggal dicat ulang frame-nya&#8230;&#8221;</p>
<p><strong>Saya</strong>: &#8220;Asss embuh&#8230;&#8221;</p></blockquote>
<p>Saya jadi ingat masa kecil dulu, Ibu atau Bapak saya, terutama Ibu, selalu mewanti-wanti tiap kali saya mau melakukan sesuatu terhadap barang yang sudah lama dan terutama <em>lungsuran,</em> kalaupun harus <em>dibenerin</em>, diusahakan jangan sampai merubah wujud aslinya.</p>
<p>Dan sekarang saya sedikit tahu rasanya menjadi orang tua, dalam hal ini cukup berumur.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2011/tanda-tanda-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>End of Year Note (2010)</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2010/end-of-year-note-2010/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2010/end-of-year-note-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 13:50:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[2010]]></category>
		<category><![CDATA[endofyear]]></category>
		<category><![CDATA[highlights]]></category>
		<category><![CDATA[note]]></category>
		<category><![CDATA[self]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=862</guid>
		<description><![CDATA[Seperti biasa, akhir tahun, mencoba menulis apa saja highlights tahun yang akan segera berlalu.

Tahun 2010 adalah tahun yang campur aduk, baik yang berhubungan dengan pekerjaan atau personal life.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti biasa, akhir tahun, mencoba menulis apa saja <em>highlights</em> tahun yang akan segera berlalu.</p>
<p>Tahun 2010 adalah tahun yang campur aduk, baik yang berhubungan dengan pekerjaan atau <em>personal life</em>. Tahun ini pula saya memulai projek <a href="http://365.playgroundpilot.com/">365</a> pribadi yang putus di tengah jalan.</p>
<p>Secara umum tahun 2010 mulai sedikit &#8216;<em>exciting&#8217;</em> ketika memasuki bulan ke-3 (<strong>Maret</strong>), di bulan itu mulai muncul masalah di tempat kerja, dan <em>mood</em> kerja mulai agak menurun. Saya mencoba bertahan dan tetap bekerja seperti biasa tapi lama kelamaan susah juga meskipun sudah mencoba membangkitkan <em>mood</em> dengan beli DSLR baru di bulan <strong>Mei</strong> (alesan aja sih&#8230;), dan akhirnya <strong>Juni </strong>2010 saya resmi keluar dari kantor tempat saya bekerja itu (bisa dibilang juga sih dikeluarkan sebenarnya..tapi bodo amat lah, yang penting saya sudah sukses keluar dari tempat yang penuh drama itu, belum lagi itu kantor masih <em>ngutang</em> ke saya), di bulan itu juga di tengah bingung-bingungnya soal kerjaan, <em>alhamdulillah</em> ga disangka-sangka ada undangan interview dari <a href="http://koprol.com"><em>startup</em> lokal yang sudah bukan <em>startup</em> lagi</a>, tapi entah kenapa ga berlanjut (bahkan belum sampai ke proses interview).</p>
<p>Bulan <strong>Juli</strong>, saat masih bingung-bingungnya soal kerjaan dan repot-repotnya memulai <em>freelance</em> lagi, Bapak masuk rumah sakit, sangat sedih, karena Bapak sejauh ini selalu segar, sehat, dan mampu melakukan aktivitas tanpa ada halangan apapun. Setelah di rumah sakit selama kurang lebih 10 hari, Bapak diperbolehkan pulang dan sampai sekarang Bapak masih menjalani <em>recovery</em>, <em>alhamdulillah</em> Bapak semakin membaik kondisinya.</p>
<p>Di bulan <strong>Agustus</strong>, di pertengahan bulan Ramadhan, <em>alhamdulillah</em> saya diterima untuk bekerja di sebuah perusahaan yang berbasis di Prancis &#8211; awalnya <em>permanent position</em> dan <em>relocation</em>, tapi karena proses <em>hiring</em> di negara Eropa yang ribet, akhirnya saya bekerja secara <em>remote</em> dan <em>contract-based</em> untuk sekarang. Di bulan <strong>September </strong>pertengahan (atau mungkin akhir, saya lupa) di tengah sibuk-sibuknya memulai pekerjaan baru &#8211; saya diterima untuk bekerja di sebuah <a href="http://yahoo.com">perusahaan yang cukup ternama</a> yang baru membangun basisnya di Jakarta dan ternyata berhubungan dengan <em>ex-startup</em> lokal yang memanggil saya di bulan Juni lalu. Ini adalah kedua kalinya dalam 3 tahun ini perusahaan tersebut menghubungi saya, tetapi setelah melalui proses tawar-menawar yang cukup panjang, dan pertimbangan ini itu hingga bulan <strong>Oktober</strong>, akhirnya saya putuskan untuk melewatkan tawaran (yang menurut saya sangat &#8216;<em>wah</em>&#8216;) tersebut dan melanjutkan apa yang selama ini saya kerjakan, selama beberapa minggu setelahnya kadang saya masih memikirkan hal ini, tentang benar salah, dan untung rugi dari keputusan yang saya buat, tapi <em>life must go on, </em>dan disini saya merasa sangat beruntung dan bersyukur memiliki <a href="http://anotherhalf.playgroundpilot.com/">seseorang</a> yang selalu mendukung keputusan saya dan apa yang saya lakukan selama ini.</p>
<p>Beres urusan dan segala macam kegalauan soal tawaran tadi akhirnya pergilah saya liburan di bulan <strong>November</strong> setelah entah kapan saya terakhir kali menikmati libur/cuti.</p>
<p>Terakhir, di bulan <strong>Desember</strong>, saya memulai kerja di tempat baru, setelah direkomendasikan <a href="http://3daysafter.net">seorang teman</a> yang sebelumnya bahkan belum pernah ketemu :D (thanks, Yay!).</p>
<p><em>Alhamdulillah</em> semua yang saya kerjakan sampai sekarang menyenangkan baik dari sisi kerjaannya dan lingkungan yang saya harapkan, dan yang terutama sesuai dengan <em>passion</em> saya selama ini.</p>
<p>Akhir kata, terima kasih kepada semua pihak yang membantu saya melewati tahun 2010.</p>
<p>Dan soal resolusi tahun depan, tidak ada <em>resolusi-resolusian</em>, yang penting semuanya beres, lancar, dan lebih baik.</p>
<p>Demikian.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2010/end-of-year-note-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Epsi&#8217;s Father Passed Away</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2009/epsis-father-passed-away/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2009/epsis-father-passed-away/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2009 18:13:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[dailies]]></category>
		<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[epsi]]></category>
		<category><![CDATA[father]]></category>
		<category><![CDATA[funeral]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[May the heart and soul of the family left behind find peace and comfort.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Yesterday <em>(Sunday, August 23rd, 2009)</em>, <a href="http://twitter.com/epsea">Epsi</a>&#8216;s father passed away. It was a sudden passing really, as a couple of days ago according to what I&#8217;ve been told he was still in a good shape.</p>
<p>He was run into hospital on Saturday morning &#8211; according to the doctor it was his sugar disease &#8211; and although his condition was even better on Saturday night, on Sunday morning around 7.30 am I got the news that he has passed away. So later today I will attend the funeral.</p>
<p>May the heart and soul of the family left behind find peace and comfort.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2009/epsis-father-passed-away/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Asal-muasal Urusan Paspor</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 07:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[passport]]></category>
		<category><![CDATA[peoplesearchindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda mendapat tawaran bekerja di luar negeri melalui headhunter, ada baiknya anda cek dan banyak-banyak bertanya lah dulu masalah dokumen dan tentunya jangan mudah yakin dengan headhunter. Cek dokumen disini artinya terutama jangan pernah anda menyerahkan paspor anda (jika anda sudah punya paspor) begitu saja, sebaiknya tanyakan dulu dan mintalah jaminan keberadaan paspor anda itu nantinya. Mengenai headhunter, saya akan sedikit jelaskan di sini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau anda mendapat tawaran bekerja di luar negeri melalui headhunter, ada baiknya anda cek dan banyak-banyak bertanya lah dulu masalah dokumen dan tentunya jangan mudah yakin dengan headhunter. Cek dokumen disini artinya terutama jangan pernah anda menyerahkan paspor anda (jika anda sudah punya paspor) begitu saja, sebaiknya tanyakan dulu dan mintalah jaminan keberadaan paspor anda itu nantinya. Mengenai headhunter, saya akan sedikit jelaskan di sini.</p>
<p>Saya mengalami sendiri kejadian ini dan sungguh tidak mengenakkan, beberapa bulan lalu (mulai dari bulan Agustus 2008), sebuah <a href="http://www.peoplesearchindonesia.com/">headhunter</a> menghubungi saya dan menawari saya untuk bekerja sebagai seorang tenaga ahli di Saudi Arabia, mereka kemudian menghubungkan saya dengan pihak perusahaan yang berada di Saudi Arabia tersebut. Setelah melalui proses seleksi dan test yang memakan waktu sekitar 1-2 bulan, akhirnya saya lolos, dan diterima untuk bekerja di perusahaan Saudi tersebut. Proses selanjutnya tentunya adalah mengurus segala dokumen yang diperlukan, mulai dari dokumen kesehatan (tes kesehatan), paspor, sampai visa kerja.</p>
<p>Kondisi saya saat itu adalah saya sudah mempunyai paspor (saya sudah mempunyai paspor dari tahun 2007, 5 Juni), dan waktu itu tentunya saya merasa sangat terbantu, dengan saya yang sudah memiliki paspor (jadi saya tidak harus melalui tahapan membuat paspor). Selesai tes kesehatan, proses selanjutnya yang saya perkirakan adalah penyerahan paspor atau mungkin langsung ke pengurusan visa, tapi ternyata tidak. Saya tanyakan ke pihak headhunter, ternyata mereka menjawab bahwa tahap selanjutnya adalah mengganti paspor (buat yang sudah punya), jadi nantinya paspor saya akan diminta dan diganti dengan paspor baru (paspor TKI, mereka menyebutnya demikian), dari sinilah saya mulai merasa tidak nyaman, logika saya waktu itu berpikir bahwa, &#8216;paspor kan sama dengan KTP, kenapa harus diganti?&#8217;. Saya coba bertanya dan coba meminta dan meyakinkan pihak headhunter untuk saya tetap memakai paspor saya, pihak headhunter terus bersikeras dan menerangkan bahwa nanti saya akan berangkat melalui agen, dan agen ini lah yang mengurus segala dokumen, mulai dari paspor sampai ijin kerja. Saya waktu itu tidak ada pikiran jelek sama sekali, saya hanya bertanya ketika itu, &#8216;apakah paspor ini nantinya bisa dipakai untuk berpergian kemana saja atau hanya berlaku sebagai paspor untuk bekerja?&#8217; si pihak headhunter pun sempat bingung, dan akhirnya bertanyalah mereka ke agen, dan akhirnya saya dapat jawaban bahwa &#8216;paspor tersebut berfungsi sama dengan paspor biasa hanya saja paspor ini nantinya ada stempel dari pihak agen yang menerangkan bahwa yang memiliki paspor ini bekerja di sana melalui agen yang bersangkutan&#8217;, mereka juga bilang bahwa kalau memakai paspor ini, nantinya kalau ada apa-apa di sana biar lebih mudah mengurusnya, saya yang belum pernah bekerja di luar negeri dan mengikuti proses seperti ini, akhirnya meskipun dengan sangat ragu-ragu ketika itu, saya pun menyetujui proses pemberian/penukaran paspor. Dan si pihak headhunter bilang bahwa saya harus ke Tangerang(???) untuk mengurus penukaran paspor ini, melalui Kantor Imigrasi di sana dengan nantinya ditemani oleh pihak agen.</p>
<p>Setelah beberapa kali tertunda karena urusan kantor tempat saya bekerja, akhirnya tibalah harinya bagi saya untuk mengurus penukaran paspor tersebut, pihak headhunter hanya meng-guide saya melalui telfon (karena ketika itu menurut alasannya, beliau berhalangan) untuk bertemu dengan pihak agen di Kantor Imigrasi Tangerang. Sesampainya saya disana saya mencoba menghubungi pihak agen, dan akhirnya bertemulah saya dengan mereka. Bayangan anda mungkin si agen ini adalah orang kantoran dengan segala atributnya (rapi, necis, yah&#8230;sebagaimana layaknya orang kantoran lah) dan dengan segalanya telah disiapkan, tapi ternyata tidak! Si agen ini ternyata 2 orang perempuan, 1 setengah baya (penampilannya mirip ibu rumah tangga dan seperti ibu-ibu di pasar), dan 1 lagi masih muda (mungkin seumuran saya atau malah di bawah umur saya), dan mereka ternyata juga sedang mengurus keberangkatan beberapa TKI pekerja kasar mulai dari pembantu hingga sopir (dengan segala hormat dan tanpa bermaksud merendahkan profesi mereka). Setelah bertemu saya pun diberikan segala dokumen saya yang nanti diperlukan untuk menukar paspor, saya sangat kaget ketika di situ ternyata ada KK, dan akte kelahiran yang semuanya rekayasa. Meskipun saya sangat ragu dan semakin tidak nyaman, saya tidak sempat bertanya dan yang ada di pikiran saya waktu itu adalah, saya sudah sampai sejauh itu dan hampir tidak ada pilihan lagi, jadi saya berkeinginan secepatnya saja selesai urusan ini.</p>
<p>Dengan setelah dibentak2 dan dimaki2 oleh pihak imigrasi (beginilah mereka memperlakukan para calon TKI (terutama pekerja kasar, dan anehnya setelah tahu bahwa saya tenaga ahli dan lulusan universitas, mereka tidak lagi berani membentak dan memaki2)) akhirnya selesai lah proses tersebut dan saya pun kembali pulang dan tinggal menunggu instruksi dari pihak headhunter untuk proses yang harus dilalui selanjutnya.</p>
<p>Headhunter waktu itu hanya bilang bahwa proses selanjutnya adalah pengurusan visa kerja, dan saya tinggal menunggu saja keluarnya work permit tersebut. Dengan tenang saya pun kembali bekerja di kantor saya yang lama dan menunggu hasil dari aplikasi work permit tersebut.</p>
<p>Selang beberapa minggu, pihak perusahaan melalui headhunter mengabari bahwa saya batal untuk berangkat ke Saudi Arabia dikarenakan saya terlalu lama dalam mengurus dokumen. Dari situ saya bisa terima alasannya, dan langkah saya selanjutnya adalah tentunya saya meminta paspor saya. Pihak headhunter berjanji akan mencoba ikut membantu pengurusan paspor saya untuk kembali, tapi setelah berkali2 saya tanya dan tidak ada progress yang berarti, mereka hanya menjawab, &#8216;Itu sama agennya, kalau mau kita bisa hubungkan dengan agennya&#8217;, saya disini sudah jengkel, dan saya pun coba tanya lagi, kira-kira bisa atau tidak paspor saya itu balik atau apapun lah caranya bagaimana supaya saya mendapatkan paspor saya kembali. Jawaban headhunter lagi-lagi membuat saya kesal &#8216;Ini tadi baru saja kami tanya ke agen, mereka minta 1 juta rupiah untuk pengembalian paspor, dan itu di luar urusan kami, kalau bersedia, kita bisa hubungkan ke agennya, atau mas Andy mau nomor agennya? dan susah sih mas, dari awal ini kan sebenarnya gambling juga, mas juga terlalu lama sih&#8217; Diberitahu seperti itu saya pun putus asa, masa paspor saya sendiri saya harus bayar lagi 1 juta? belum lagi saya mungkin harus ke Jakarta atau Tangerang untuk mengurus paspor tersebut. Dan sebagai akibat dari itu, sekarang saya mengurus paspor saya lagi melalui Imigrasi tempat saya tinggal, dan prosesnya sangat rumit.</p>
<p>Bagi anda yang mendapat tawaran seleksi untuk bekerja ke luar negeri dari <a href="http://www.peoplesearchindonesia.com/">People Search Indonesia</a>, harap berhati-hati, mereka bisa sedemikian mudahnya lepas tangan jika anda ingin menuntut apa yang seharusnya jadi hak anda, dan mereka menggunakan agen yang sungguh sangat tidak qualified (menurut saya) dan menghalalkan segala cara, bahkan bisa dibilang illegal untuk proses pemberangkatan tenaga kerja. Semoga kejadian yang saya alami bisa menjadi pembelajaran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

