<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>this is the personal weblog of Andy Widodo &#187; hiddenfacts</title>
	<atom:link href="http://playgroundpilot.com/archives/tag/hiddenfacts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://playgroundpilot.com</link>
	<description>Hi I&#039;m Andy</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Jul 2011 17:17:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Nomor Kaos yang Dipensiunkan di Sepakbola</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2009/nomor-kaos-yang-dipensiunkan-di-sepakbola/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2009/nomor-kaos-yang-dipensiunkan-di-sepakbola/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 19:45:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[football]]></category>
		<category><![CDATA[hiddenfacts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Paolo Maldini minggu lalu mengucapkan selamat tinggal pada para pendukung AC Milan, dan ditandai dengan dipensiunkannya nomor 3 (nomor yang dipakai oleh Paolo Maldini selama 25 tahun bermain di Milan). Meskipun hal ini bersifat sementara, karena pihak AC Milan mengumumkan bahwa nomor 3 akan kembali dipakai jika salah satu anak dari Paolo Maldini mulai bermain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Paolo Maldini minggu lalu mengucapkan selamat tinggal pada para pendukung AC Milan, dan ditandai dengan dipensiunkannya nomor 3 (nomor yang dipakai oleh Paolo Maldini selama 25 tahun bermain di Milan). Meskipun hal ini bersifat  sementara, karena pihak AC Milan mengumumkan bahwa nomor 3 akan kembali dipakai jika salah satu anak dari Paolo Maldini mulai bermain untuk AC Milan. Mereka beberapa tahun sebelumnya telah melakukan hal ini untuk Franco Baresi, hanya bedanya nomor 6 yang biasa dipakai Franco Baresi, boleh dibilang telah benar-benar &#8216;tamat&#8217; riwayatnya di AC Milan, karena pihak klub tidak akan menggunakan nomor milik Franco Baresi tersebut.</p>
<p>Selain cerita Paolo Maldini &amp; Franco Baresi di atas sebenarnya juga ada sedikit cerita lain soal nomor kaos yang dipensiunkan di sepak bola, yang cukup menggelitik adalah ketika AFA (Asosiasi Sepakbola Argentina) berniat memensiunkan nomor 10 di tim nasional Argentina untuk menghormati sang legenda, Diego Maradona, pada tahun 2001. Ketika mereka mendaftarkan 23 pemain untuk Piala Dunia 2002, nomor untuk pemain-pemain mereka bukanlah yang seharusnya urut 1-23, tetapi 1 sampai dengan 24 (tentunya dengan dibuangnya nomor 10). Hal ini ditolak mentah-mentah oleh FIFA ketika itu, dan sampai sekarang nomor 10 masih dipakai di tim nasional Argentina.</p>
<p>Yang paling luar biasa barangkali adalah cerita Gyula Grosics, kiper legendaris Hungaria yang dijuluki Black Panther, termasuk pelopor <em>sweeper-keeper</em> di masanya, bermain di generasi emas Hungaria tahun 1950-an bersama Sandor Kocsis, Zoltan Czibor, Ferenc Puskas, Nandor Hidegkuti, dan lain-lain &#8211; ia juga bermain di final Piala Dunia 1954. Pada tahun 1960-an, Gyula Grosics berkeinginan untuk pindah ke Ferencvaros, klub yang diidolakannya sejak kecil, tapi ketika itu Hungaria masih di bawah rezim komunis, sehingga entah bagaimana caranya ketika itu dia tidak diizinkan oleh pemerintah untuk berpindah klub. Akhirnya pada 2008, barulah kesampaian cita-citanya, Grosics &#8216;direkrut&#8217; oleh Ferencvaros di usianya yang ke-82, dan ia pun bermain selama beberapa menit berdiri di bawah gawang untuk Ferencvaros di pertandingan persahabatan melawan Sheffield United. Setelah pertandingan tersebut, kaos nomor 1 di klub Ferencvaros pun dipensiunkan untuk menghormatinya. Hingga sekarang, meskipun tidak lagi mungkin bermain, Gyula Grosics secara teknis masih tercatat sebagai pemain di klub Ferencvaros.</p>
<p><small>*)sumber dari Guardian dan Wikipedia</small></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2009/nomor-kaos-yang-dipensiunkan-di-sepakbola/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

