<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>this is the personal weblog of Andy Widodo &#187; TKI</title>
	<atom:link href="http://playgroundpilot.com/archives/tag/tki/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://playgroundpilot.com</link>
	<description>Hi I&#039;m Andy</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Aug 2010 02:47:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Asal-muasal Urusan Paspor</title>
		<link>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/</link>
		<comments>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 07:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andy</dc:creator>
				<category><![CDATA[thoughts]]></category>
		<category><![CDATA[passport]]></category>
		<category><![CDATA[peoplesearchindonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TKI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://playgroundpilot.com/?p=281</guid>
		<description><![CDATA[Kalau anda mendapat tawaran bekerja di luar negeri melalui headhunter, ada baiknya anda cek dan banyak-banyak bertanya lah dulu masalah dokumen dan tentunya jangan mudah yakin dengan headhunter. Cek dokumen disini artinya terutama jangan pernah anda menyerahkan paspor anda (jika anda sudah punya paspor) begitu saja, sebaiknya tanyakan dulu dan mintalah jaminan keberadaan paspor anda itu nantinya. Mengenai headhunter, saya akan sedikit jelaskan di sini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau anda mendapat tawaran bekerja di luar negeri melalui headhunter, ada baiknya anda cek dan banyak-banyak bertanya lah dulu masalah dokumen dan tentunya jangan mudah yakin dengan headhunter. Cek dokumen disini artinya terutama jangan pernah anda menyerahkan paspor anda (jika anda sudah punya paspor) begitu saja, sebaiknya tanyakan dulu dan mintalah jaminan keberadaan paspor anda itu nantinya. Mengenai headhunter, saya akan sedikit jelaskan di sini.</p>
<p>Saya mengalami sendiri kejadian ini dan sungguh tidak mengenakkan, beberapa bulan lalu (mulai dari bulan Agustus 2008), sebuah <a href="http://www.peoplesearchindonesia.com/">headhunter</a> menghubungi saya dan menawari saya untuk bekerja sebagai seorang tenaga ahli di Saudi Arabia, mereka kemudian menghubungkan saya dengan pihak perusahaan yang berada di Saudi Arabia tersebut. Setelah melalui proses seleksi dan test yang memakan waktu sekitar 1-2 bulan, akhirnya saya lolos, dan diterima untuk bekerja di perusahaan Saudi tersebut. Proses selanjutnya tentunya adalah mengurus segala dokumen yang diperlukan, mulai dari dokumen kesehatan (tes kesehatan), paspor, sampai visa kerja.</p>
<p>Kondisi saya saat itu adalah saya sudah mempunyai paspor (saya sudah mempunyai paspor dari tahun 2007, 5 Juni), dan waktu itu tentunya saya merasa sangat terbantu, dengan saya yang sudah memiliki paspor (jadi saya tidak harus melalui tahapan membuat paspor). Selesai tes kesehatan, proses selanjutnya yang saya perkirakan adalah penyerahan paspor atau mungkin langsung ke pengurusan visa, tapi ternyata tidak. Saya tanyakan ke pihak headhunter, ternyata mereka menjawab bahwa tahap selanjutnya adalah mengganti paspor (buat yang sudah punya), jadi nantinya paspor saya akan diminta dan diganti dengan paspor baru (paspor TKI, mereka menyebutnya demikian), dari sinilah saya mulai merasa tidak nyaman, logika saya waktu itu berpikir bahwa, &#8216;paspor kan sama dengan KTP, kenapa harus diganti?&#8217;. Saya coba bertanya dan coba meminta dan meyakinkan pihak headhunter untuk saya tetap memakai paspor saya, pihak headhunter terus bersikeras dan menerangkan bahwa nanti saya akan berangkat melalui agen, dan agen ini lah yang mengurus segala dokumen, mulai dari paspor sampai ijin kerja. Saya waktu itu tidak ada pikiran jelek sama sekali, saya hanya bertanya ketika itu, &#8216;apakah paspor ini nantinya bisa dipakai untuk berpergian kemana saja atau hanya berlaku sebagai paspor untuk bekerja?&#8217; si pihak headhunter pun sempat bingung, dan akhirnya bertanyalah mereka ke agen, dan akhirnya saya dapat jawaban bahwa &#8216;paspor tersebut berfungsi sama dengan paspor biasa hanya saja paspor ini nantinya ada stempel dari pihak agen yang menerangkan bahwa yang memiliki paspor ini bekerja di sana melalui agen yang bersangkutan&#8217;, mereka juga bilang bahwa kalau memakai paspor ini, nantinya kalau ada apa-apa di sana biar lebih mudah mengurusnya, saya yang belum pernah bekerja di luar negeri dan mengikuti proses seperti ini, akhirnya meskipun dengan sangat ragu-ragu ketika itu, saya pun menyetujui proses pemberian/penukaran paspor. Dan si pihak headhunter bilang bahwa saya harus ke Tangerang(???) untuk mengurus penukaran paspor ini, melalui Kantor Imigrasi di sana dengan nantinya ditemani oleh pihak agen.</p>
<p>Setelah beberapa kali tertunda karena urusan kantor tempat saya bekerja, akhirnya tibalah harinya bagi saya untuk mengurus penukaran paspor tersebut, pihak headhunter hanya meng-guide saya melalui telfon (karena ketika itu menurut alasannya, beliau berhalangan) untuk bertemu dengan pihak agen di Kantor Imigrasi Tangerang. Sesampainya saya disana saya mencoba menghubungi pihak agen, dan akhirnya bertemulah saya dengan mereka. Bayangan anda mungkin si agen ini adalah orang kantoran dengan segala atributnya (rapi, necis, yah&#8230;sebagaimana layaknya orang kantoran lah) dan dengan segalanya telah disiapkan, tapi ternyata tidak! Si agen ini ternyata 2 orang perempuan, 1 setengah baya (penampilannya mirip ibu rumah tangga dan seperti ibu-ibu di pasar), dan 1 lagi masih muda (mungkin seumuran saya atau malah di bawah umur saya), dan mereka ternyata juga sedang mengurus keberangkatan beberapa TKI pekerja kasar mulai dari pembantu hingga sopir (dengan segala hormat dan tanpa bermaksud merendahkan profesi mereka). Setelah bertemu saya pun diberikan segala dokumen saya yang nanti diperlukan untuk menukar paspor, saya sangat kaget ketika di situ ternyata ada KK, dan akte kelahiran yang semuanya rekayasa. Meskipun saya sangat ragu dan semakin tidak nyaman, saya tidak sempat bertanya dan yang ada di pikiran saya waktu itu adalah, saya sudah sampai sejauh itu dan hampir tidak ada pilihan lagi, jadi saya berkeinginan secepatnya saja selesai urusan ini.</p>
<p>Dengan setelah dibentak2 dan dimaki2 oleh pihak imigrasi (beginilah mereka memperlakukan para calon TKI (terutama pekerja kasar, dan anehnya setelah tahu bahwa saya tenaga ahli dan lulusan universitas, mereka tidak lagi berani membentak dan memaki2)) akhirnya selesai lah proses tersebut dan saya pun kembali pulang dan tinggal menunggu instruksi dari pihak headhunter untuk proses yang harus dilalui selanjutnya.</p>
<p>Headhunter waktu itu hanya bilang bahwa proses selanjutnya adalah pengurusan visa kerja, dan saya tinggal menunggu saja keluarnya work permit tersebut. Dengan tenang saya pun kembali bekerja di kantor saya yang lama dan menunggu hasil dari aplikasi work permit tersebut.</p>
<p>Selang beberapa minggu, pihak perusahaan melalui headhunter mengabari bahwa saya batal untuk berangkat ke Saudi Arabia dikarenakan saya terlalu lama dalam mengurus dokumen. Dari situ saya bisa terima alasannya, dan langkah saya selanjutnya adalah tentunya saya meminta paspor saya. Pihak headhunter berjanji akan mencoba ikut membantu pengurusan paspor saya untuk kembali, tapi setelah berkali2 saya tanya dan tidak ada progress yang berarti, mereka hanya menjawab, &#8216;Itu sama agennya, kalau mau kita bisa hubungkan dengan agennya&#8217;, saya disini sudah jengkel, dan saya pun coba tanya lagi, kira-kira bisa atau tidak paspor saya itu balik atau apapun lah caranya bagaimana supaya saya mendapatkan paspor saya kembali. Jawaban headhunter lagi-lagi membuat saya kesal &#8216;Ini tadi baru saja kami tanya ke agen, mereka minta 1 juta rupiah untuk pengembalian paspor, dan itu di luar urusan kami, kalau bersedia, kita bisa hubungkan ke agennya, atau mas Andy mau nomor agennya? dan susah sih mas, dari awal ini kan sebenarnya gambling juga, mas juga terlalu lama sih&#8217; Diberitahu seperti itu saya pun putus asa, masa paspor saya sendiri saya harus bayar lagi 1 juta? belum lagi saya mungkin harus ke Jakarta atau Tangerang untuk mengurus paspor tersebut. Dan sebagai akibat dari itu, sekarang saya mengurus paspor saya lagi melalui Imigrasi tempat saya tinggal, dan prosesnya sangat rumit.</p>
<p>Bagi anda yang mendapat tawaran seleksi untuk bekerja ke luar negeri dari <a href="http://www.peoplesearchindonesia.com/">People Search Indonesia</a>, harap berhati-hati, mereka bisa sedemikian mudahnya lepas tangan jika anda ingin menuntut apa yang seharusnya jadi hak anda, dan mereka menggunakan agen yang sungguh sangat tidak qualified (menurut saya) dan menghalalkan segala cara, bahkan bisa dibilang illegal untuk proses pemberangkatan tenaga kerja. Semoga kejadian yang saya alami bisa menjadi pembelajaran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://playgroundpilot.com/archives/2009/asal-muasal-urusan-paspor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
